Calon mantan Mahasiswa
Senin, 29 Oktober 2012
  Korban Penipuan Oknum Aparat Datangi Mapolres

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Ida Royani (28), seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang merasa tertipu oleh pasangan suami istri Mk dan Ar, Selasa (2/10/2012) mendatangi Mapolres Nunukan untuk mempertanyakan kejelasan proses hukum terhadap laporannya. Mk diketahui sebagai oknum aparat yang bertugas di Nunukan.
Ida menuntut agar Polisi segera menangkap dan melakukan penahanan terhadap terlapor yang telah menggelapkan uang dan beras miliknya senilai Rp 92.113.000.
"Saya ke sini karena saya mau tahu, bukti-bukti apa lagi yang dibutuhkan? Karena menurut saya bukti-bukti itu sudah cukup. Ada pernyataan, disaksikan oleh RT diatas material lagi, terus ada foto-fotonya. Itu yang saya pertanyakaan. Saya pertanyakan kepada kasat reskrim, bagaimana ini? Kenapa tidak ditindak selanjutnya? Takutnya banyak korban-korban dibelakang," ujarnya.
Kasus tersebut berawal dari kerja sama jual beli beras antara pelapor dengan pasutri tersebut pada Juli lalu. Saat itu pasutri itu mengambil beras merk Dewi Sinta sebanyak empat kali masing-masing pada 31 Juli selanjutnya tanggal 7, 11 dan 17 Agustus.
Pengambilan dilakukan di rumah korban yang berada tak jauh dari kediaman pelaku di Jalan Tien Soeharto RT 16, Kelurahan Timur, Kecamatan Nunukan. Total beras yang diambil mencapai 400 karung senilai Rp 81.200.000. Pada 17 Agustus, terlapor juga meminjam uang senilai Rp 15 juta. Namun Mk dan Ar hanya mengembalikan uang senilai Rp 4.087.000.

sumber : http://www.tribunnews.com/2012/10/02/korban-penipuan-oknum-aparat-datangi-mapolres
 
Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]





<< Beranda

Arsip
Juli 2010 / Agustus 2011 / November 2011 / Desember 2011 / Maret 2012 / Oktober 2012 / Januari 2013 / Maret 2013 / April 2013 / Juli 2013 /


Powered by Blogger

Berlangganan
Postingan [Atom]