Calon mantan Mahasiswa
Jumat, 30 Desember 2011
  Happy New Year!
Akhirnya tiba juga di penghujung tahun 2011 ini. Well, banyak yang terjadi di kehidupan gw selama 365 hari ini. Senang, sedih, semuanya lengkap. Masalah-masalah yang berdatangan di tahun ini juga lumayan banyak, tapi gw ga mau ambil pusing. Gw anggap semua masalah itu hanya cara yang di berikan tuhan ke gw supaya gw belajar dan jadi lebih baik dari sebelumnya.

Next, di tahun 2012 gw harap gw bisa menjadi manusia yang lebih baik, hope i can fullfill my dream

 
  Review - Sirkuit Subang

Secara letak geografis sirkuit subang sangat tepat dan pas. Lintasan sepanjang 1.118 meter ini dengan lebar rata-rata 8,5 m dan dengan panjang straight nya sekitar 100m. Namun ada juga yang mencapai lebar 12 meter dengan. Sirkuit dengan 13 tikungan ini  mempunyai trek berkarakter menanjak dan menurun.
Sangat representatif untuk gelaran balap motor sekelas Motoprix, Indoprix maupun Gokart. Makanya, gak heran kalau seri pembuka Kejurda Balap Motor Gubernur Cup dihajat disikruit Subang.



Untuk bisa bermain di Sirkuit ini, kita hanya cukup membayar Rp. 50.000. Sementara persyaratan lainnya adalah rider harus memakai jaket, celana panjang, protector lutut & siku, sarung tangan, sepatu tertutup, helm yang memenuhi standar. Cukup mudah kan syaratnya ? Daripada harus balapan di jalan raya yang melanggar hukum, lebih baik minat para pemuda di arahkan untuk bermain di sirkuit
 
  HTML5
HTML5 adalah sebuah bahasa markah untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari Waring Wera Wanua, sebuah teknologi inti dari Internet. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML (yang pertama kali diciptakan pada tahun 1990 dan versi keempatnya, HTML4, pada tahun 1997[1]) dan hingga bulan Juni 2011 masih dalam pengembangan. Tujuan utama pengembangan HTML5 adalah untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.
HTML5 merupakan salah satu karya Konsortium Waring Wera Wanua (World Wide Web Consortium, W3C) untuk mendefinisikan sebuah bahasa markah tunggal yang dapat ditulis dengan cara HTML ataupun XHTML. HTML5 merupakan jawaban atas pengembangan HTML 4.01 dan XHTML 1.1 yang selama ini berjalan terpisah, dan diimplementasikan secara berbeda-beda oleh banyak perangkat lunak pembuat web.

Berikut disajikan beberapa contoh perbedaan dengan HTML 4.0 dan xHTML 1.x  yang spesifik.
Kunjungi dev.w3.org untuk melihat pembaharuan draft terkini antara HTML5 dan HTML tautan ini menyediakan secara lengkap berbagai daftar tambahan, penghapusan, dan perubahan yang terjadi di dalam spesifikasi HTML5.


 
Kamis, 29 Desember 2011
  Tips Fotografi - Metering

Pernah ga ketika akan mengcapture sebuah gambar dalam mode manual, ternyata hasilnya terlalu gelap atau terlalu terang, sehingga susah buat diliat ?

Itu sebenernya gara-gara kalian ga merhatiin light meternya. Coba liat yang di kasih tanda panah disitu. Disitu ada angka 2 1 | 1 2. Gambar yang ideal itu light meternya harus berada di tengah (paling tidak) supaya hasilnya balance, tidak under exposure atau over exposure. Bila tandanya lebih condong ke kiri, maka gambar yang di hasilkan akan under exposure atau terlalu gelap. Sebaliknya bila terlalu ke kanan akan over / terlalu terang. Untuk mengakalinya bisa di coba mencari tempat yang cukup cahayanya. Di fotografi juga di kenal magic triangle.

 Yaitu, ISO, shutter speed & diafragma. Makin besar nilai ISO, cahaya yang di dapat makin banyak, tapi makin banyak juga noisenya, begitu pun sebaliknya. Makin besar angka shutter speed, semakin sedikit cahaya yang akan di dapat, makin sedikit angkanya, cahaya yang di dapat banyak, tapi foto yang di hasilkan akan rentan goyang bila hanya mengandalkan tangan, gunakan bantuan tripod. Dan diafragma, semakin besar bukaan diafragma, cahaya yang di dapat semakin banyak, tapi DOF menipis, begitupun sebaliknya.


Intinya adalah, coba kombinasikan 3 aspek diatas untuk menghasilkan gambar dengan cahaya yang pas :D
 
  Hobby - Camera
Bicara tentang kamera berarti ngomongin hobi gw 3 tahun terakhir, motret2 pake DSLR. DSLR pertama yang gw pake itu adalah punya temen, seri Canon EOS 1000D. Bisa dibilang kamera ini buat entry level. Ya,Canon (begitu juga dengan Nikon) punya cara untuk penamaan setiap tipe kameranya. 4 digit berarti entry level, 3 digit, advance, 2 digit expert, 1 digit pro (setidaknya berdasarkan definisi gw :)) ). Tapi memang begitu, makin kecil digitnya berarti makin lengkap fitur yang tersedia. Balik lagi ke 1000D, karena kamera ini benar-benar untuk entry level, maka fitur yang tersedia tidak terlalu lengkap, bodynya juga ringan dan kecil. Sehingga sangat mudah untuk di operasikan pemula.

Next, karena teman gw itu ganti gearnya dengan 50D, otomatis pegangan gw yang merupakan pinjaman dari dia pun juga ikut2an ganti 50D :)). Kesan pertama ketika megang 50D adalah : BERATT!!!! Memang body 50D ini lebih kompak, kokoh. Mungkin karena banyaknya fitur yang ada & hardware yang beda, begitu gw pegang 1000D lagi, kecil bangettt!! ga ada apa2nya.

Kalo sekarang sih Alhamdulillah kakak gw udah beli kamera sendiri. Kebetulan masih tetep EOS family, cuman turun kelas dari yang biasa gw pegang :D. 600D. Kurang lebih fiturnya sama dengan 50D, cuman di 600D ada fitur baru yaitu swivel LCD nya dan fitur buat record video in HD format. Jadi bisa beraksi sekaligus sebagai fotografer & camera person ;)
 

Arsip
Juli 2010 / Agustus 2011 / November 2011 / Desember 2011 / Maret 2012 / Oktober 2012 / Januari 2013 / Maret 2013 / April 2013 / Juli 2013 /


Powered by Blogger

Berlangganan
Postingan [Atom]