KABAR HAJI: 2.500 Calon Jamaah Tertipu, Pegawai Kementerian Agama Siap Diusut
ARAFAH: Kementerian Agama berjanji akan menindak pegawai yang terlibat dalam penipuan terhadap 2.500 calon jamaah yang gagal berangkat.
Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat menegaskan pihaknya akan menindak pegawai Kemenag yang terbukti terlibat dalam kasus penipuan terhadap calon jamaah haji.
”Kami akan menindak tegas pegawai Kemenag yang terlibat sesuai dengan Undang-undang Kepegawaian yang berlaku,” ujarnya di sela-sela wukuf di Padang Arafah, Kamis (25/10/2012) seperti dikutip situs haji.kemenag.go.id, Jumat (26/10/2012).
Pernyataan itu diungkapkan Bahrul Hayat menanggapi pemberitaan di sejumlah media massa, baik cetak maupun online yang menyebutkan ada indikasi oknum pegawai Kemenag terlibat dalam kasus penipuan terhadap jamaah haji.
Sekitar 2.500 jamaah calon haji di seluruh Indonesia tertipu oleh biro travel yang menjanjikan akan memberangkatkan mereka ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Padahal, mereka telah membayar puluhan juta rupiah.
Sekjen Kemenag juga meminta kepolisian untuk mengusut kasus penipuan terhadap masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji tersebut.
sumber :
Korban Penipuan Oknum Aparat Datangi Mapolres
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Ida Royani (28), seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang merasa tertipu oleh pasangan suami istri Mk dan Ar, Selasa (2/10/2012) mendatangi Mapolres Nunukan untuk mempertanyakan kejelasan proses hukum terhadap laporannya. Mk diketahui sebagai oknum aparat yang bertugas di Nunukan.
Ida menuntut agar Polisi segera menangkap dan melakukan penahanan terhadap terlapor yang telah menggelapkan uang dan beras miliknya senilai Rp 92.113.000.
"Saya ke sini karena saya mau tahu, bukti-bukti apa lagi yang dibutuhkan? Karena menurut saya bukti-bukti itu sudah cukup. Ada pernyataan, disaksikan oleh RT diatas material lagi, terus ada foto-fotonya. Itu yang saya pertanyakaan. Saya pertanyakan kepada kasat reskrim, bagaimana ini? Kenapa tidak ditindak selanjutnya? Takutnya banyak korban-korban dibelakang," ujarnya.
Kasus tersebut berawal dari kerja sama jual beli beras antara pelapor dengan pasutri tersebut pada Juli lalu. Saat itu pasutri itu mengambil beras merk Dewi Sinta sebanyak empat kali masing-masing pada 31 Juli selanjutnya tanggal 7, 11 dan 17 Agustus.
Pengambilan dilakukan di rumah korban yang berada tak jauh dari kediaman pelaku di Jalan Tien Soeharto RT 16, Kelurahan Timur, Kecamatan Nunukan. Total beras yang diambil mencapai 400 karung senilai Rp 81.200.000. Pada 17 Agustus, terlapor juga meminjam uang senilai Rp 15 juta. Namun Mk dan Ar hanya mengembalikan uang senilai Rp 4.087.000.
Sistem Informasi Akuntansi
Sistem Informasi Akuntansi (
SIA) adalah sebuah
sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
- Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
- Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
- Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
- Sistem pemrosesan transaksi
mendukung proses operasi bisnis harian.
- Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
- Sistem pelaporan manajemen
yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa. tapi bagaimana juga sistem juga di lakukan dengan kerja bersama time...dengan mendukung semua ide dari masing2 group yang melakukan kerja dilapangan.....dan bagaimana kita memberikan semangat yang tinggi buat karyawan....perusahaan
Cara Kerja
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
- Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
- Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
- Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
Manfaat
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
- Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
- Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
- Meningkatkan efisiensi
- Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
- Meningkatkan sharing knowledge
- menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
KARAKTERISTIK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
1. SIA melakasanakan tugas yang diperlukan SIA hanya melakukan tugas yang diperlukan oleh pemakai Informasi saja.
2. Berpegang pada prosedur yang relatif standar SIA bekerja sesuai dengan peraturan-peraturan yang mengikuti standar perusahaan.
3. Menangani data terinci Data yang ditangani SIA merupakan data yang sudah jelas dan lengkap.
4. Berfokus histories Data yang ditangani lebih difokuskan pada data yang telah dimiliki perusahaan sebelumnya.
5. Menyediakan informasi pemecahan masalah SIA bertugas menyediakan berbagai macam Informasi dalam pemecahan suatu masalah untuk lebih memudahkan dalam penyelesaianya.
GOLONGAN PEMAKAI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Golongan pemakai sistem informasi akuntansi terdiri dari 2 golongan yaitu :
1. Pemakai Informasi Internal Adalah pemakai Informasi yang berasal dari dalam perusahaan. Dapat digolongkan menjadi :
a. Manajemen
b. Purchasing management
c. Inventary control management
d. Production management
e. Personal management
f. Finansial management
2. Pemakai Informasi Eksternal Adalah pemakai Informasi yang berasal dari luar perusahaan. Dapat digolongkan menjadi :
a. Pelanggan Kebutuhan pelanggan mencakup informasi mengenai produk perusahaan seperti: harga, bentuk barang, dimana dan bagaimana barang tersebut dapat dibeli, apa jenisnya, pelayanan apa yang dapat diberikan perusahaan.
b. Pemasok Apabila perusahaan melakukan pembelian secara kredit, maka pemasok akan meminta informasi mengenai tingkat kepercayaan realibility,jumlah kredit yang telah diperoleh dan kemampuan atau ability untukmembayar kembali.
c. Para pemegang saham Mereka ingin menilai pelaksanaan yang telah berlaku dan memperkirakan pelaksanaan yang akan datang.Penyediaan laporan tahunan atau annual report untuk para pemegang saham disebut sebagai fungsi pelayanan atau steward ship function dan secara tradisional merupakan tanggung jawab system informasi akuntansi.
d. Para karyawan Karyawan berkepentingan terhadapinformasi umum, seperti tingkat upah rata-rata, tunjangan, laba perusahaan, tingkat kesempatan kerja, tingkat produktifitas dan lain-lain.
e. Para pemberi pinjaman Lembaga-lembaga keuangan yang meminjamkan dana sangat berkepentingan atas faktor-faktor seperti reputasi atau nama baik dan kemempuan manajemen perusahaan, kemampuan untuk memenuhi kewajiban keuangan dan prospek untuk keberhasilan pada masa depan
f. Instansi pemerintah Kantor pelayanan pajak berkepentingan terhadap informasi mengenai laba perusahaan dan jumlah pajak yang terutang oleh perusahaan kepada pemerintahan atau negara.
Dari berbagai Sumber